Minggu, 08 Februari 2015


MENGISI REFIGERAN MESIN PENDINGIN KURANG 2PK
   
   A.  TUJUAN INTRUKSIONAL :

Setelahmempelajaridanberlatihdengankegiatanini, pesertadidikdiharapkanmampu:
1.      Menerapkan K3 ditempatkerjadenganbenar.
2.      Mengisirefigeranpadamesinpendingin.

    B.     Daftaralatdanbahan:
Alat:
·         Vakum pump
·         Manifold gauge
·         Tang amapere
·         Thermometer
·         Kunci pas
·         Obeng set
·         Tang kombinasi
·         Kwas
Bahan:
·         Refigeran R. 12/R.22/R.134 A
·         Air sabun
·         Lap
  
  C        LANGKAH KERJA PENGOSONGAN:
Langkah proses vacuum :
Kondisimesinpendingindalamkeadaanmati
1.      Pasang manifold gauge set, botol refrigerant, pompa vacuum terarahpadakompresor.
a.       Selangbirudihubungkanpadaanepel suction
b.      Selangmerahdihubungkanpadapompa vacuum
c.       Selangkuningdihubungkanpadabotolrefigeran.

2.      Hidupkanpompa vacuum.
3.      Bukakatup suction dandischarge gauge
4.      Amati jarumpenunjuk, posisijarmselalubergerakkearah 29,92 inch Hg.
5.      Waktu ideal untuk proses vacuum kirakira 30 menit
6.      Tutupkatupsuciondan discharge rapatrapat.
7.      Matikanpompa vacuum dandiamkanselama 10menit.
8.      Perhatikanjikajarumbergerakkeposisi 0 psi berartisisitem, ada yang bocorsegeraperbaiki, tetapibilajarumtetapmenunjukpadaposisi vacuum berarti system tidakbocor.
9.      Proses vacuum sudahselesai

   D.    PROSES PENGISIAN:
Langkah proses pengisian:
Pasang manifold gauge set, botolrefigeran, pompavacunmterarahpadakompresor.
a.       Selangbirudihubungkankenepel suction
b.      Selangmerahhubungkankenepelpompa vacuum.
c.       Selangkuningdihubungkankenepelselangrefigeran.

Langkahkerja.
1.      Pasykan type refrigerant yang akanpakaisesuaidengan type refigeran yang lama.
2.      Goyangtabungrefigeranbeberapa kali untukmendapathomogenesis.
3.      Bukapelan – pelankatup suction danamatijarum manifold smpaitekanan 50 % daritekananpenuhpendinginpadasaatposisimati.
4.      Tambahkanteknansampaitekanan normal

UntuklemriES :tekanan suction 5 s.d 15 psi.
Untuk AC uni    : tekanan suction 60 s/d 80 psi.
Untuk AC mobil :tekanan suction 30 s/d 40 psi.
5.      Amati dengancermat :
Ø  Rate penurunantemprturdari evaporator.
Ø  Besartekanan suction.
Ø  Forst line.
Ø  Arusnominanpadakompresor.
Ø  Sigh glass ( untuk AC mobil )
6.      Bila volume / isi refrigerant di dalammesinpendingindirasasudancukup, makatutuplahdengankencang :
·         Katuptabung refrigerant danlepaskanselang.nya
·         Katup suction manometer.
 MNYIMPAN REFIGERANT DI OUTDOOR UNIT ( PUMP-DOWN )
1.      Pasanglahselang manifold.
Buangudara yang berda di selangrfigerandengancaramembukasedikitselang manifold lalututuplahkembali.
2.      Langkahkedua
Bukapenutup two way and three way valve.
3.      Langkahketiga
Tutup two way valve
4.      Langkahkeempat.
Hidupkan air conditioner (AC).
5.      Langkahkelima.
Setelah gauge menunjukantekanannolataudibawahtutup three way valve.
6.      Langkahkeenam.
Matikan air conditioner.
7.      Langkahketujuh
Lepaskoneksipipa yang menghubungkan indoor dan outdoor (jika unit akkandipindahkan) atauperbaikikebocoranataukerusakanpipa

Jika proses inidilakukanscaraadakebocoran di pipapenghubung indoor dengan outdoor, ataukebocoranterjadi di daerah evaporator maka three way velveharus di tutupsaattekananpadamaniboldmenunjukansedikitdiatastitik 0 (missal 5 psi )tujuanyauntukmenghindarimasuknyaudaradarititik yang bocorkedalamsisitemdanbercampurdenganrefigeran.



Tugasevaluasi:
1.      Tulis data plat yang terterapada outdoor unit, pahamiartidari data plat tersebut.
2.      Gambarlahsertasebtkannamanamakomponen system pendiginpadabagian outdoor (condensing unit).
3.      Jelaskanmasingmasingkomponen.
4.      Gambar wiring diagram kelistrikanpada outdoor unit.
5.      Lepaskankablkabelpadarangkaiankelistrinyapadaoutdor unit.
6.      Ukurlahdenganmultitesterkumparanutamaa, bantudancommandnya (CRS) pada motor compreordan van motor (dengan data dangambar).
7.      Pasangkembalirangkaiankelistrikanyasesuaigambar wearing.
8.      Setelahpasangdnrapikankembali.
9.      Uji/ menjalankan AC splitedenganmelakukan:
Mengukur :tegangankerja                :. . . . . . . .volt 
  Aruskerja                         :. . . . . . . .volt

Tugas II
1.      Mengumpulkanrefigeran di unit luar. ( pimp down)
2.      Pembuangudara (pemassangan( air purging).
3.      Membuangkembali gas refigerandari system
4.      Pemvacuman                                           (pengosongan di sikluspendinginan)
5.      Mengisikembali gas refrigen (setelahpemvacuman)



TENTANG GAS FREON



Tentang Freon AC dan Jenis Refrigerant Lainnya

       Refrigerant pada air conditioner merupakan media yang sudah cukup lama digunakan, berfungsi untuk memindahkan panas dari satu tempat ke tempat lain. Jenis-jenis refrigerant termasuk Ammonia, Sulfur Dioksida, Hidrokarbon seperti methane, methyl klorida, methylene klorida, HFC seperti R11 (umum digunakan pada refrigerator dan air conditioner) dan R22. Karena kesadaran bahwa HFC turut berperan dalam kerusakan lapisan ozon, maka penggunaan R11 dan R22 selanjutnya dialihkan ke R-401A, R-134A, R-407C.




   Ammonia adalah refrigerant yang paling umum diketahui. Ammonia dapat menghasilkan pendinginan dengan mekanisme yang cukup simpel. Penguapan Ammonia bersifat mudah terbakar, meledak dan beracun. Ammonia lebih ringan daripada udara.
   Sulfur Dioksida (SO2) sudah tidak digunakan dan susah ditemukan penggunaannya kecuali di peralatan pendingin yang sudah tua. SO2 tidak mudah terbakar atau meledak namun bersifat korosif.
    Hydrocarbons seperti methane CH4, isobutane C4H10, dan propane C3H8 sering digunakan sebagai bahan bakar dan biasa dijual dalam kemasan kaleng. Methyl klorida CH3Cl juga biasa digunakan sebagaimana CH2Cl2.
    Freon dan Genetron: para ahli kimia juga telah mencoba menggunakan carbon tetraklorida CCl4 sebagai refrigerant dengan menambahkan dua atom chlorine untuk memproduksi CCl2F2 yang kemudian dikenal dengan keluarga “R”, yaitu R11 dan R22. Inilah yang sering dimaksud dengan Freon AC.

    Refrigerant HFC atau “CFC” tidak bersifat mudah terbakar, tidak beracun pada manusia dan secara luas digunakan sampai kemudian diketahui efek buruknya di atmosfer.
     Air sebagai refrigerant masih digunakan terus sampai sekarang sebagai media pemindah panas pada sistem air conditioner yang menggunakan cooling tower yang mana bekerja efektif dimana kelembaban lingkungan cukup rendah untuk menghasilkan tingkat penguapan yang bagus. Sistem ini banyak digunakan di Amerika.


  
yang baca artikel ini dapat pahala , AMIN.....